A Day With AIESEC

Tepat 10 hari yang lalu, bertambahlah satu pengalaman berharga dalam hidup saya. Bagaimana tidak? Sekolah kesayangan kita (SMAN 81 Jakarta) mendapat kunjungan dari salah satu organisasi kepemudaan di dunia, yaitu AIESEC.

aiesec logo

AIESEC? Apaan tuh?
Well, menurut Wikipedia, AIESEC adalah organisasi internasional untuk para pemuda yang membantu mengembangkan potensi kepemimpinan mereka. AIESEC merupakan organisasi terbesar di dunia. Organisasi yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan para pemuda dan menjadi ambassador di luar negeri untuk menjalankan proyek sosial.

Yap, sudah jelas kan?

Sejujurnya, ini bukanlah kali pertama saya mengikuti acara yang berhubungan dengan AIESEC. Sebelumnya, saya pernah mengikuti sebuah seminar di Institut Pertanian Bogor (tempat kakak perempuan saya berkuliah) yang ada hubungannya dengan AIESEC pula.

Tapi kenapa 10 hari yang lalu terasa lebih spesial dari sebelumnya?
Karena kali ini, AIESECERS (anggota dari organisasi AIESEC) dari berbagai negara (ditambah AIESECERS dari President University), langsung mengunjungi SMAN 81 Jakarta dalam program “Morning Sunshine” Ditambah lagi, saya mendapat kesempatan menjadi MC atau pembawa acara dalam acara tersebut. Saya tidaklah sendiri, melainkan ditemani oleh rekan saya, Indira Anjanique.

mc

Acara ini diawali dengan penyambutan para AIESECERS dengan alunan musik gamelan yang dimainkan oleh siswa-siswi SMAN 81 Jakarta. Tidak lupa sambutan dari Kepala Sekolah kita, Bapak Sohibul Bakhrie. Selanjutnya, agenda inti dari acara ini pun dilaksanakan.

Kami para peserta, yaitu Calon Pengurus OSIS dan Calon MPK masa jabatan 2016/2017 dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Tiap kelompok didampingi oleh 4 orang AIESECERS di setiap ruangan.

materi

Dalam ruangan, kami diberikan materi tentang kepemimpinan, sesuai dengan tujuan dari organisasi ini sendiri. Tetapi, kami tidak hanya mendengarkan. Terdapat aktifitas-aktifitas positif yang dilakukan agar materi yang kami dapat dapat diserap seutuhnya.

Materi ruangan diawali dengan perkenalan, dimana masing-masing dari kami menyembutkan nama dan cita-cita kami. Saat giliran saya, saya agak malu. Mengapa? Karena saya belum memiliki cita-cita yang jelas.

“I’m George Michael, and …. Actually, I’m not sure of what would I want to be in the future.” ucap saya sewaktu itu. Saya langsung merasa kurang percaya diri, karena saya tahu bahwa seharusnya setiap orang memiliki visi yang jelas untuk hidupnya ke depan. Saya pun menunggu “ocehan” yang mungkin akan menyuruh saya untuk segera menentukan cita-cita saya. Tetapi saya salah. Salah satu AIESECERS yang berada di ruangan saya, yaitu Veronica, malah berkata hal lain.

“It’s okay. I’m sure you will find it soon.” ucapnya, seingat saya. Dia tidak mendesak saya untuk memiliki cita-cita, tetapi membiarkan saya untuk mencari dan menemukan cita-cita yang tepat bagi saya kedepannya.

Materi pun dilanjutkan dengan cara berbicara di depan umum. Hal ini sangatlah penting, karena seorang pemimpin harus mampu mengemukakan pendapatnya di depan orang banyak. Ada beberapa tips yang saya pelajari, sehingga kedepannya saya dapat menjadi lebih baik ketika harus berbicara di depan umum.

Materi selanjutnya diisi dengan sebuah permainan, dimana kami harus memisahkan sifat-sifat seorang bos (boss) dan pemimpin (leader). Terlihat jelas, bahwa bos dan pemimpin merupakan dua pribadi yang jauh berbeda. Seorang bos akan mementingkan dirinya sendiri, tanpa memerhatikan orang lain. Seorang pemimpin akan mementingkan kelompoknya, dimana ia harus bisa membawa kelompoknya ke arah yang benar.

Selanjutnya, terdapat sebuah permainan lain, yaitu Appreciation Games. Permainan ini dilakukan dengan cara setiap orang menuliskan namanya pada sebuah kertas. Kertas tersebut akan berpindah dari satu orang, ke orang lainnya. Setiap orang akan menuliskan sebuah kelebihan orang yang namanya tertera pada kertas tersebut, hingga akhirnya di dapatlah sebuah daftar kelebihan maupun kalimat motivasi untuk setiap orangnya.

Ilmu yang saya dapatkan dari materi ini sangatlah bermanfaat. Saya menjadi lebih mengerti arti pemimpin yang sesungguhnya.

“Leader is someone who helps other, have passion for developing others and most importantly, leader is someone who inspire people. A great leader should focus on his team accomplishments, not on his own success.”

Persepsi saya tentang arti sebuah pemimpin pun berkembang. Saya pun sadar, bahwa meskipun saya sudah sering menempati posisi sebagai “pemimpin”, masih banyak hal yang perlu saya perbaiki.

Akhir kata, saya ingin berterimakasih kepada AIESECERS yang telah meluangkan waktu untuk kami.

aiesec

Thank you, for a day in my life.

Indeed, it is a good day.

George

One thought on “A Day With AIESEC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *