Baik dan Buruknya Social Media

collagesocialmedia

 

Saat ini telah banyak berkembang organisasi informasi yang biasa kita sebut, social media atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut situs jejaring sosial. Situs jejaring sosial merupakan suatu cakupan dari sistem software yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dan berbagi dengan pengguna yang lain dalam skala besar. Penggunaan jejaring sosial saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dan cepat, terutama di negara kita ini yaitu Indonesia. Hampir setiap remaja maupun orang dewasa memiliki akun jejaring sosial. Baik berupa Facebook, Twitter, Instagram, Path,  MySpace dan lain sebagainya. Kalian tentu tidak asing lagi bukan dengan contoh-contoh di atas?. Atau bisa jadi kalian telah memiliki seluruh akun social media yang telah disebutkan di atas? Itu hanya beberapa contoh macam social media dan tentunya masih banyak lagi yang belum disebutkan.

 

Berikut ini merupakan 15 situs social media terpopuler di dunia saat ini:

 

No.

Situs Jejaring Sosial

Banyak Pengguna

     

1

 Facebook

750.000.000

2

 Twitter

250.000.000

3

 Linked In

110.000.000

4

 Pinterest

85.500.000

5

 My Space

70.500.000

6

 The Google +

65.000.000

7

 Deviant Art

25.500.000

8

 Live Journal

20.500.000

9

 Tagged

19.500.000

10

 Orkut

17.500.000

11

 Cafe Mom

>12.500.000

12

 Ning

12.000.000

13

 MeetUp

7.500.000

14

 myLife

5.400.000

15

Ask.fm

1.769


Sumber:
http://www.ebizmba.com

 

Data tabel yang disajikan di atas menunjukkan bahwa social media telah menjadi media pilihan yang sangat digandrungi publik saat ini, baik orang dewasa, remaja, maupun anak kecil. Hal ini didukung pula dengan banyaknya ponsel pintar yang beredar dengan menyediakan berbagai fitur-fitur social media yang menarik dan mudah dipahami yang dapat langung terhubung dengan internet, sehingga memungkinkan siapapun dapat mengakses social media-nya dengan cepat dan mudah di manapun ia berada. Bahkan, taukah Anda? Menurut penelitian yang dilakukan oleh Belvita Breakfast, 1 dari 4 orang dewasa mengabaikan sarapan dan lebih mementingkan memeriksa social media (seperti twitter) di pagi hari.

 

Dampak yang ditimbulkan  dari social media pun beragam. Ada yang berdampak positif, namun ada juga yang berdampak negatif bagi masyarakat. Seperti  yang dilansir http://vivanews.com “Pada kenyataannya, didapatkan fakta dari Komnas Perlindungan Anak (2010) bahwa sekitar 53% pemakai situs jejaring sosial di Indonesia adalah remaja berusia kurang dari 18 tahun. Hal ini perlu mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah dan setiap orang dewasa, karena umumnya banyak terjadi dampak-dampak negatif karena penggunaan situs jejaring sosial”.

 

Manfaat positif social media bagi masyarakat juga tentunya banyak sekali. Penelitian yang dilansir oleh Universitas Auxologico Italia Institute, orang-orang yang aktif mengakses social media bisa membuat denyut jantung menjadi lebih santai. Media internet tidak lagi hanya sekedar menjadi media berkomunikasi ataupun media hiburan semata, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri, pendidikan dan pergaulan sosial. Hal ini terbukti bahwa banyaknya para penjual yang membuka toko online dan mencari untung melalui berbagai social media yang saat ini sedang nge-trend. Dan hasil barang yang mereka jual pun cukup laku keras sehingga untung yang mereka peroleh pun mengalir deras ke kantong mereka, para pelanggan mereka pun juga ikut terpuaskan hasratnya dalam berbelanja mudah dan murah dengan kualitas yang tidak kalah bagus. Walaupun banyak juga para pembeli dan penjual yang terkena tipu dari opnum yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, mengenai jejaring sosial atau pertemanan melalui dunia internet, atau lebih dikenal dengan social network pertumbuhannya sangat mencengangkan. Media internet juga memiliki fungsi yang berkaitan dengan penyebaran informasi di Indonesia.

 

Kemunculan social media melalui internet tersebut telah memunculkan dampak yang signifikan terhadap cara orang mengonsumsi media. Hal ini menunjukkan dampak yang positif dengan adanya social media. Mengenai social media dan penyebaran informasi di Indonesia, kaitannya ternyata sangat erat. Dari hasil pencarian data di lapangan, banyak masyarakat yang kurang update mengenai perkembangan informasi di Indonesia. Mereka cenderung sibuk untuk mengerjakan aktivitas sehari-hari mereka yang padat, misalnya saja bekerja ataupun pergi kuliah sehingga cukup sulit bagi mereka mengatur waktu untuk terus update dengan cara membaca koran ataupun menonton berita setiap harinya. Namun, seiring berkembangnya social media, banyak dari mereka yang mendapatkan informasi-informasi terkini yang terjadi di sekitar mereka maupun di sekitar Indonesia. Hal ini memudahkan mereka untuk mengetahui berita-berita terbaru yang sedang nge-trend melalui akun social media yang dimiliki pada sela-sela waktu luang mereka tanpa harus mengganggu kegiatan sehari-hari mereka.

 

Ahli komunikasi massa Harold D. Laswell dan Charles Wright menyatakan terdapat empat fungsi social media massa, yaitu pertama, sebagai social surveillance, adalah upaya penyebaran informasi dan interprestasi seobjektif mungkin mengenai peristiwa yang terjadi. Kedua, sebagai Social Correlation , yakni upaya penyebaran informasi yang dapat menghubungkan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial lainnya. Ketiga, fungsi socialization, yakni upaya pewarisan nilai-nilai luhur dari satu generasi ke generasi selanjutnya, atau satu kelompok ke kelompok lainnya, dan keempat, fungsi entertainment, yakni untuk menghibur khalayak ramai.

 

Demikian adalah beberapa penjelasan mengenai pengaruh social media bagi penyebaran informasi di Indonesia  yang memiliki efek langsung dengan kehidupan manusia, baik yang bersifat negatif maupun positif. Oleh karena itu, menurut saya sebaiknya kita bisa mengambil sisi positif dari social media, dan menjauhi sisi negatifnya.

 

Evita Laras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *