farewell, farewell

 

Hai, P-assengers! Aku Adinda Rizkia, salah satu anggota PIDAS dari bidang Humas. Kali ini, aku ingin berbagi sepotong cerita yang membuatku sedikit emosional (terharu gitu, bukan marah!) saat aku menyusunnya.

Kata banyak orang, masa SMA itu masa paling indah semasa hidup. Klise memang, tapi semakin kesini, aku semakin yakin dengan kalimat itu. Aku sudah kelas 12, sebentar lagi sudah tidak mengenakan seragam putih abu-abu lagi, melainkan almamater universitas impianku (ayo semua bilang aamiin!)

Selama masa SMP, aku adalah anak yang cukup pendiam dan pasif di kegiatan sekolah maupun luar sekolah. Saat kelulusan aku cukup menyesal dan memutuskan untuk menjadi manusia yang lebih berguna saat SMA. Karena itu, saat awal masuk sekolah aku mendaftar ke cukup banyak kegiatan namun hasilnya selalu tidak memuaskan.

Impianku dari dulu adalah untuk menjadi seorang jurnalis. Aku ingin mengekspresikan diriku dan ide-ide di kepalaku dengan berada di depan kamera, disiarkan langsung di seluruh dunia. Aku ingin menjadi penerus Najwa Shihab, memiliki acara televisi sendiri yang sangat mengedukasi dan menginspirasi.

Saat aku masih menjadi murid baru dan menonton demo ekskul, aku langsung jatuh cinta dan menetapkan pilihanku pada PIDAS. Sayangnya, aku tidak lulus seleksi saat itu. Loh, terus mengapa aku ada di sini sekarang?

Aku bukanlah orang yang pantang menyerah, tetapi sekalinya aku memiliki kemauan, itu harus tercapai apapun caranya. Karena yang aku pelajari adalah, kesempatan itu tidak datang dua kali. Alhamdulillah, aku diterima menjadi anggota PIDAS saat aku mengikuti seleksi tahun berikutnya.

Sudah setahun semenjak aku menjabat sebagai anggota PIDAS. Di PIDAS terutama di bidang Humas, aku belajar banyak hal mulai dari menyusun MoU (Memorandum of Understanding), bernegosiasi, dan yang paling penting adalah menjadi ‘wajah’ yang baik dari PIDAS untuk pihak eksternal. Pertemananku semakin bertambah di PIDAS, dan aku juga mendapat banyak kenalan baru dari pihak luar.

Selain itu, yang paling penting adalah pelajaran basic dari jurnalisme, yang merupakan passionku, impianku sejak dulu. Banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan selama di PIDAS. Pengalaman yang paling mengesankan dan tak terlupakan adalah saat program P-Channel, dimana aku mewawancarai dr. Boy Abidin, salah satu MC dari acara televisi Dr OZ Indonesia! Merupakan sebuah kehormatan dapat berbincang sedikit dengan beliau tentang gaya hidup sehat bagi remaja. P-assengers bisa menonton videonya loh, di channel youtube PIDAS atau membaca artikelnya di blog PIDAS. Sangat edukatif untuk remaja kekinian seperti kita semua (promosi, hehe)

Salah satu kendala dalam menjalani keseharianku adalah kebiasaan untuk mengundur pekerjaan dan selalu mengulur waktu. Banyak sekali hal yang harus aku selesaikan dalam suatu waktu yang singkat. Kuncinya adalah, mengatur waktu dengan baik. Apapun kesibukanmu, skill time management itu sangat penting dan dibutuhkan. Jika tidak, semua pekerjaanmu akan menjadi hancur berantakan.

Soal impianku, aku masih ingin menyelesaikan tugas dan kewajibanku untuk sekarang, hingga pada saatnya seluruh tugasku selesai, aku akan mulai fokus melaju dengan mimpiku lagi. Bukan artinya selama ini seluruh mimpiku dikesampingkan, tetapi mimpi itu harus disejajarkan dengan tugas dan kewajibanku sehingga aku kurang fokus. Doakan aku bisa mencapai seluruh mimpiku ya!

Di penghujung tulisanku ini, aku ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungku dan membantuku sampai saat ini. Apalagi kepada seluruh P-assengers, terima kasih banyak! Semoga kesuksesan selalu berada bersama kita.

Sekali lagi, terima kasih, terima kasih PIDAS. Selamat mengepakkan sayap menjadi lebih tinggi, lebih jauh lagi. Salam hangat!

“Memulai dengan baik akan menjadi hal sementara, tetapi berakhir dengan baik akan menjadi berkesan selamanya.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *