Full of Energy, Asian Para Games 2018

Halo, P-assangers! Kembali lagi nih bersama aku di artikel keduaku! Di artikelku yang ini, aku bakal membahas suatu event trending di Indonesia yang menarik banget, lho! 😊

Kalian pasti tahu tentang Asian Games, kan? Sebuah ajang kompetisi olaraga yang pesertanya dalah atlet dari berbagai macam negara Asia. Kebetulan nih, tahun ini, Indonesia adalah tuan rumahnya. Masih ingat kan’ betapa trendingnya Asian Games tahun ini?

Tapi, apakah kalian tahu tentang Asian Para Games? Sama seperti Asian Games, Asian Para Games merupakan sebuah ajang kompetisi olahraga juga. Tapi bedanya, para peserta Asian Para Games merupakan penyandang disabilitas.

Tahun 2018 merupakan tahun ketiga telah diselenggarakannya Asian Para Games. Asian Para Games (atau kadang juga disebut Pesta Olaraga Difabel Asia) akan diselenggarakan mulai tanggal 8 Oktober sampai 16 Oktober 2018.

Akan ada banyak cabang olahraga yang dilombakan, lho. Sebanyak 43 negara akan bertanding di 18 cabang olahraga.Β Yaitu basket kursi roda, voli duduk, anggar duduk, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, goal ball, angkat beban, boling, lawn ball, bulu tangkis, atletik, panahan, boccia, catur dan tenis.

Nah, salah satu hal yang spesial tentang Asian Para Games adalah dua cabang olahraga spesial dari 18 yang aku sebutkan tadi, Namanya Boccia dan Goal Ball. Boccia adalah olahraga ketepatan dengan bola dikhususkan untuk mereka yang memiliki disabilitas saraf motorik yang diakibatkan oleh gangguan otak, yaitu cerebral palsy. Boccia pertama diperkenalkan di Paralimpiade tahun 1984, dan kini sudah banyak dipertandingankan di event-event para games berbeda.

boccia

Kalau Goal Ball adalah sebuah pertandingan bola juga, yang baru digelar tahun 2016 di Indonesia. Goal Ball dikhususkan untuk penyandang tunanetra yang mengandalkan pendengaran mereka. Bola yang digunakan merupakan bola karet kempes yang diisi dengan lonceng, agar para pemain dapat menentukan dimanakah posisi bola itu.

goal ball

Komite penyelenggara Asian Para Games disebut Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc). Tentunya, mereka juga yang mengurus tentang upacara pembukaan Asian Para Games yang diselenggarakan tanggal 6 Oktober 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pastinya, upacara pembukaan itu tidak kalah istimewa dengan upacara pembukaan Asian Games.

Total tiket untuk acara pembukaan yang akan dijualkan adalah 20.000 yang dibagi menjadi empat kategori harga. Empat kategori harga tersebut adalah Rp 500.000, Rp 750.000, Rp 1.500.000, dan Rp 2.500.000 juta. Lalu, satu identitas hanya bisa membeli maksimal empat tiket. Sepertinya untuk menghindari terjadinya adanya reseller atau calo tiket.

Selain tentang tiket pembukaan, ada juga tiket khusus untuk penyandang disabilitas yang ingin menyaksikan pertandingan-pertandingan yang akan diselenggarakan. Panitia menyediakan sebanyak 2.000 tiket pertandingan gratis khusus untuk para penyandang disabilitas.

Itu saja dari aku untuk artikel ini. P-assangers, jangan lupa ikut dukung dalam meramaikan Asian Para Games, ya! Dan sampai jumpa di artikelku yang selanjutnya!

Referensi:
https://sport.tempo.co/read/1128393/panitia-jual-20-000-tiket-pembukaan-asian-para-games-2018/full&view=ok
https://www.arah.com/article/13764/mengenal-goal-ball-olahraga-baru-untuk-tunanetra.html
https://sport.detik.com/sport-lain/3958738/mengenal-boccia-olahraga-untuk-penyandang-disabilitas-celebral-palsy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *