Gelar Jepang UI XIX

IMG_2198

 

Jumat (06/06) kemarin, salah satu tim dari PIDAS 81, mengunjungi Universitas Indonesia. Alasan kunjungan tim PIDAS 81 ini karena adanya acara GELAR JEPANG UI yang ke-19. GJUI sendiri selalu berlokasi di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI. Dan tentunya acara GJUI ini adalah acara yang dibuat oleh anak-anak jurusan Sastra Jepang. Menurut wawancara yang didapat dengan ketua panitia atau yang disebutnya dengan Project Officer, GJUI ini diadakan tiap tahun, dimulai dari tahun 1995. “Dulu enggak sebesar ini acaranya, paling masih di auditorium fakultas aja,” kata Namira yang merupakan Project Officer-nya.

“Tujuan GJUI ini dibuat awalnya ingin memberitahukan kepada masyarakat luas, kalau Jepang tuh ada apa sih, setiap tahun kita mengadakan tema berbeda jadi buat mereka sendiri yang belajar Jepang enggak cuma bahasanya aja, tapi kebudayaan, dan masyarakatnya yang mana bisa diaplikasikan ke kita,” timpalnya lagi. Saat tim PIDAS bertanya akan contoh tema-temanya, Namira menjawab, “tema tahun lalu itu lingkungan, dan tahun ini pariwisata, dan terdapat juga lomba-lomba, workshop komik, workshop Gundam yang selalu ada setiap tahunnya. Gundam itu seperti robot-robot plastik, pecintanya di Indonesia udah banyak. Aapa sih Gundam? Gimana cara mainnya? Itu bisa ikut workshop kita. Sedangkan tahun lalu ada lomba daur ulang, dan tahun ini seminar, bekerjasama dengan pariwisata.”

 

Tim PIDAS juga bertanya akan soal acara favorit di GJUI ini. “Paling favorit itu lomba karoke, baru buka pendaftaran, peserta udah antusias, dan obake atau rumah hantu, ada yang baru diadain tahun ini yaitu lomba fashion show.  Japanese style, Indonesian way. Peserta di lomba-lombakan untuk membuat baju,” jelas Namira.

Dari hasil wawancara terakhir yang didapat pengunjung, GJUI selalu bertambah peminatnya tiap tahun, apalagi mulai tahun ini diadakan boarding pass, agar terhitung jumlah pengunjungnya, yang di mana hari pertama sudah 1.000 pengunjung. Tim PIDAS 81 juga sempat mengikuti workshop komik. Di workshop komik tim PIDAS diajarkan bagaimana menjadi komikus yang baik, cara membuat komik, dan tips cara membuat komik menarik di depan para editor.

Narasumbernya sendiri merupakan editor komik dari perusahaan M&C dan juga komikus lokal, yaitu Mato. Banyak pengalaman menarik yang didapat dari GELAR JEPANG UI ini.

Oleh:

Gina Safira 2Tsuraya MonaWindi Huliana 2Yasmine Raudya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *