Growth Mindset vs Fixed Mindset

Halo, P-assengers! Kembali lagi bersama artikel PIDAS81. Bagaimana kabar P-assengers semua? Semoga baik-baik saja, ya! Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas perbedaan fixed dan growth mindset. Yuk, disimak pembahasannya!

Fixed dan growth mindset merupakan sebuah pola pikir yang berlawanan. Keduanya memiliki sifat dan makna yang bertolak belakang. Bahkan, disebabkan oleh kedua pemikiran ini lah pola pikir seseorang dapat berbeda-beda.

Fixed mindset adalah pola pemikiran tetap yang menjadikan bakat sebagai hal mutlak yang tidak bisa diubah dan ditingkatkan. Pola pemikiran seperti ini membuat orang susah berkembang sehingga karir dan kemampuannya stagnan. Meskipun terlihat aneh, tetapi banyak orang yang berpikir seperti ini.

Memiliki makna yang berlawanan dengan fixed mindset, growth mindset adalah pola pemikiran berkembang yang percaya bahwa pengalaman dan usaha keras sebagai hal yang utama. Orang dengan pemikiran seperti ini terlihat lebih percaya akan pentingnya proses dan berani mencoba meskipun gagal. Jikalau gagal pun akan cepat bangkitnya.

Menurut orang yang memiliki pola pikir growth mindset, bakat hanyalah awalan atau dasar yang tidak bisa menjadi jaminan untuk sukses. Pemikiran ini muncul dikarenakan jika ada hal tidak digunakan sebaik mungkin akan terbuang sia-sia. Mereka berpikir semua orang bisa melakukan apa saja asal mereka memiliki motivasi, semangat, dan niat selama melakukannya. Contohnya, ketika seseorang berusaha semaksimal mungkin demi menggapai cita-cita yang diinginkannya.

Sedangkan orang yang memiliki pemikiran fixed mindset percaya bahwa bakat atau keahlian yang dimilikinya akan tetap ada di dalam darah dirinya. Mereka yakin bahwa bakat inilah yang akan menjadi kesuksesan untuk mereka. 

Ketika menghadapi suatu rintangan growth mindset akan berusaha untuk menaklukannya, walaupun gagal growth mindset akan menjadikan kegagalan tersebut kunci untuk rintangan berikutnya dan cepat untuk kembali semangat. Berbeda dengan fixed mindset lebih mudah menyerah dan sulit untuk bangkit kembali atas kegagalan yang dialaminya.

Growth mindset menyukai tantangan dan juga hal baru. Keluar dari zona nyamannya akan menambah wawasan baru. Bagi mereka hal baru tidak membosankan. Berbeda dengan growth mindset, fixed mindset takut untuk mengambil risiko. Mereka lebih percaya akan bakat yang dimilikinya.

Orang yang memiliki pola pikir fixed mindset cenderung suka diberi pujian pada keahliannya, mereka bangga berkat bakatnya bisa melakukan hal tanpa harus berusaha lebih. Sedangkan growth mindset akan fokus pada tujuan yang dimilikinya. Proses dalam mencapai tujuannya itu yang sangat penting baginya, karena dapat menjadi pelajaran tersendiri bagi mereka. Oleh karena itu, growth mindset lebih menghargai proses dibandingkan hasil dari usahanya.

Nah, P-assengers! Setelah kalian memahami artikel tadi, kira-kira kalian termasuk ke golongan pola pikir apa? Sekiranya sampai disini saja informasi dari PIDAS81, sampai jumpa di artikel berikutnya!

Referensi:

  1. https://codemi.co.id/mengenal-lebih-dalam-growth-mindset-vs-fixed-mindset/
  2. https://glints.com/id/lowongan/perbedaan-growth-mindset-dan-fixed-mindset/#.Ymkgy6QxclS 

Leave a Reply

Your email address will not be published.