Jangan Lewat Jalur Busway

Assalamualaikum, salam sejahtera. Kali ini saya mau mengulas tentang maraknya berita penegasan peraturan menerobos jalur Busway, di sini saya hanya mau menyampaikan opini dan beberapa fakta tentang hal penerobosan jalur Busway itu sendiri.

 

Maraknya berita tentang kenaikan denda di jalur Busway yang lima ratus ribu rupiah untuk motor atau satu juta rupiah untuk mobil, angka yang cukup tinggi yang mulai diterapkan dalam peraturan perlalulintasan, semakin mengurangi para pengendara mobil atau motor untuk menggunakan jalur Busway ini “kalau” lagi ada polisi. Kenapa kalau cuma lagi ada polisi? Kesabaran orang pun ada batasnya atau memang sedang dikejar waktu, tidak lain tidak bukan adalah kesabaran untuk menghadapi “macet” di ibukota negara, DKI Jakarta.

 

Ya, macet di ibukota memang sudah menjadi PR turun-menurun bagi para pemerintah di Jakarta, macet yang tak kunjung selesai. Apa itu macet? Menurut situs Wikipedia, kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai atau pun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta. Bahkan di Wikipedia pun dituliskan contohnya adalah Jakarta, hmm… saking terkenalnya kemacetan Jakarta.

 

Apa yang menyebabkam kemacetan? Macet itu timbul karena arus yang melewati jalan telah melampaui kapasitas jalan, terjadi kecelakaan terjadi gangguan kelancaran karena masyarakat yang menonton kejadian kecelakaan atau karena kendaran yang terlibat kecelakaan belum disingkirkan dari jalur lalu lintas, terjadi banjir sehingga kendaraan memperlambat kendaraan, ada perbaikan jalan, bagian jalan tertentu yang longsor, kemacetan lalu lintas yang disebabkan kepanikan, seperti kalau terjadi isyarat sirene tsunami. Karena adanya pemakai jalan yang tidak tahu aturan lalu lintas, seperti berjalan lambat di lajur kanan, dsb. Adanya parkir liar dari sebuah kegiatan, pasar tumpah yang secara tidak langsung memakan badan jalan sehingga pada akhirnya membuat sebuah antrian terhadap sejumlah kendaraan yang akan melewati area tersebut, pengaturan lampu lalu lintas yang bersifat kaku yang tidak mengikuti tinggi rendahnya arus lalu lintas, adanya tawuran antarpelajar yang menyebabkan kurang lancarnya lalu lintas, banyak orang yang menyebrang di jalan tersebut, walaupun di jalan SATU ARAH, masih ada pengendara yang NYELONONG dari arah yang TERLARANG/berlawanan.

 

Jadi, alasan pengendara menerobos ke jalur Busway adalah karena kemacetan itu, kondisi jalanan utama yang macet dan kondisi jalur Busway yang kosong akan memacu hasrat para pengendara untuk menerobos ke jalur Busway. Kenapa enggak boleh lewat jalur Busway? Sesuai namanya Busway, bus yang berarti bus dan way yang berarti jalur, berarti Busway adalah jalur bus, dan busnya itu adalah bus tertentu yaitu bus Transjakarta. Transjakarta adalah cetusan Pemerintah DKI Jakarta, untuk mengurangi kemacetan, berupa transportasi bus yang memiliki jalur khusus. Terus kalau nerobos berarti kenapa? Berarti kalau nerobos ada beberapa kaidah yang dilanggar. Pertama, jalur Busway merupakan jalur bus yang dikhususkan untuk jalur Busway Transjakarta. Kedua, berarti penerobos tidak mendukung pemerintah untuk mengurangi kemacetan, karena jalur bus yang dilewati oleh penerobos ini akan mengurangi mobilitas dari bus ini sendiri. Ketiga, bahaya, ya memang melewati jalur Busway juga merupakan hal yang berbahaya, karena bus yang dipacu di jalur Busway adalah bus yang besar dan kecepatannya juga cepat, apalagi pengendara motor ini bisa jadi tidak terlihat oleh pengendara bus.

 

Jadi, jangan nerobos jalur Busway kalau kita mau mendukung program pemerintah untuk Jakarta yang lalu-lintasnya lebih tertib dan juga mau selamat. Saran penulis jadilah pengendara yang tertib dan juga sabar, sabar karena macet… hahaha, sekian dari saya, bila ada salah kata mohon maaf, terima kasih. :)

 

M. Dian Fachri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *