Kalo Gue Udah Gede

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Hi guys!!! Tepat saat ini, gue nulis posting-an ini di perpustakaan sekolah gue. Hahahaha. Tapi tenang, gue enggak cabut pelajaran kok. Gue anak teladan (sombong dikit lah biar enggak flat) wkwkwk. Entah kenapa gue sekarang lagi rajin-rajinnya nge-post di blog. Mungkin karena sekarang d pikiran gue udah mulai “kenapa mesti nanti kalo bisa sekarang” #aseeeekkk. Ya udah deh ya intronya udah cukup. Sekarang kita mulai aja ya ngobrol seriusnya.

 

Mungkin gue belum sempet ngasih tau kalian apa target gue dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek. Kalo gitu yuk kita mulai dengan cita-cita gue.

 

sukarno

Soekarno (Presiden I RI)

Halo!!! Nama gue Aziz. Gue kelas XII IPA 2 di SMAN 81 Jakarta. Di sekolah tercinta gue ini, gue masuk dalam kepengurusan OSIS-nya. Gue angkatan yang akan lulus Inysa Allah tahun 2014. Jadi tahun depan gue akan melaksanakan Ujian Nasional, dan ketika ada pengumuman “lulus” atas nama gue, brarti gue udah bukan siswa sekolah tercinta gue ini lagi. Trus kalo gitu, gue mau masuk mana dong? Gue mau masuk Akuntansi Universitas Indonesia. Selama jadi mahasiswa di jurusan itu, gue punya cita-cita bisa bikin perusahaan. Ya perusahaan kecil aja juga gapapa, syukur alhamdulillah kalo bisa langsung perusahaan besar. Gue juga akan masuk sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa UI. Jadi lumayan banyak ya kegiatan gue. Itu kenapa gue sekarang masuk OSIS. Dengan harapan, masuk OSIS bikin gue ngelatih pengaturan waktu buat gue, yang kemungkinan besar akan sangat dibutuhkan sejak gue kuliah nanti. Nanti abis lulus gue mau kerja dan ngembangin perusahaan gue. Dan ketika nanti udah sukses, gue punya cita-cita agar gue bisa jadi seorang PRESIDEN RI.

 

suharto

Soeharto (Presiden II RI)

Jadi cukup jelas ya apa cita-cita puncak gue, Presiden. Kenapa sih? Karena gue ngerasa bertanggung jawab dalam membangun negara gue ini. Ya gampangnya sih, kalo enggak ada Indonesia, gue lahir dimana coy?! D laut?! Untungnya daratan Indonesia sudah mau dan mampu menampung gue. Dan gue punya kewajiban untuk ngebangun negara ini. Terus kenapa mesti seorang presiden? Kenapa enggak jadi ilmuan aja, atau dokter atau dosen besar, atau apa pun lah. Jawabannya, kalo bisa jadi presiden, kenapa enggak? Dalam hadits pun di kasih tau kan kalau salah seorang yang akan memasuki surga adalah pemimpin yang adil. Jadi, dengan jadi presiden pun, itu salah satu cara memasuki surga. Wkwkwkwkwk.

 

Nah muncul lagi satu pertanyaan, kalo nanti gue jadi presiden, gue mau ngelakuin apa? Apa perubahan yang akan gue lakukan untuk negara ini? Sebenernya itu inti yang akan gue bahas kali ini.

 

habibi

B.J. Habibie (Presiden III RI)

Oke, jadi hal apa yang akan gue lakukan pertama kali? Mungkin ini agak sulit di lakukan, karena saya pribadi merasa yakin bahwa tidak seluruh instansi pemerintahan akan mendukung hal ini. PEMBERANTASAN KORUPSI, ya ini lah penyakit dari negara ini. Korupsi. Teralu banyak hal buruk yang akan terungkap kalo kita ngebahas masalah korupsi di negara ini. Ini adalah sumber dari seluruh penyakit di negara kita, sumber dari seluruh penyebab musibah di negara kita. Udah pada tau kan korupsi itu apa? Intinya sih mencuri uang rakyat. Bayangin deh kalo misalkan di Indonesia ini, enggak ada korupsi. Gue yakin, dengan seluruh sumber daya yang ada, Indonesia akan menjadi negara yang sangat maju dan bukan tidak mungkin menandingi Cina. Tapi gimana caranya kita bisa memberantas korupsi, sedangkan korupsi aja sekarang udah dilakukan bahkan hingga tingkat RT. Terus gimana dong caranya? Tentunya ini menjadi tugas yang sangat berat. Jujur aja, gue punya perencanaan segala macem untuk memberantas korupsi ini, tapi setelah gue memikirkan juga apa yang akan terjadi selama pemberantasan tersebut sedang dilakukan, semua rancana gue terlihat hampa dan kosong, tak berbobot. Hati gue pun bilang segitu sulitkah menyembuhkan negara ini? Ya, ya lupakan masalah itu. Enggak usah dipedulikan dulu apa yang akan terjadi nanti. Sekarang baiknya kita rencanain kira-kira apa yang akan gue lakuin untuk memberantas korupsi itu.

 

1 Pertama, gue pastinya akan membentuk sebuah kabinet dengan orang-orang yang gue percaya dan telah terbukti kehebatan dari tiap menterinya.
2 Akan bersikap tegas mengenai peraturan yang menyangkut tentang tindak korupsi.
3 Sebisa mungkin turun langsung dalam pemberantasan korupsi.
4 Membersihkan segala instansi pemerintahan yang penuh dengan korupsi.
5 Menggalang dukungan dari rakyat se-Indonesia.

 

Emang sih rencana yang gue ajukan diatas masih terlalu general, umum, dan masih jauh dari kata spesifik. Tapi gue sangat berharap rencana gue yang barusan gue sebutin, dapat berjalan dengan baik. Amin.

 

Terus apa hal kedua yang akan gue lakukan untuk negara ini, jika gue menjadi seorang presiden? Tentunya gue akan memperbaiki sistem pendidikan. Ini juga menimbulkan sejuta pertanyaan. Bagaimana caranya? Memangnya sistem seperti apa yang baik? Dananya dari mana?

 

download

Abdurrahman Wahid (Presiden IV RI)

Mungkin gue emang belum terlalu paham mengenai sistem yang baik untuk neger ini. Tapi gue sebagai siswa berpikir bahwa pendidikan di Indonesia itu terlalu teoritis, dan kurang memperhatikan masalah praktik. Sehingga kita bisa melihat banyak orang yang pandai dalam format tertulis namun gagap ketika dihadapkan dengan suatu pekerjaan. Ya itulah kesalahannya. Lalu bagaimana kita mengubah semua itu? Tentunya kita harus mengubah kurikulum kita menjadi sebuah kurikulum yang lebih memperhatikan urusan praktik. Selain itu tentunya jangan sampai perubahan sistem ini tidak merata ke suluruh nusantara. Kenapa? Karena tentunya seluruh orang di negara ini memiliki hak yang sama. Jadi salah jika kita hanya mengembangkan pendidikan di daerah yang maju saja. Kalo Cuma daerah yang maju doang yang kita bangun, (mari ambil contoh Jawa) secara enggak langsung itu sama aja membuat negara ini yang tadinya Sabang-Merauke menjadi Anyer-Panarukan. Waduuuhhhh… Kalo gitu caranya, kita sudah menyalahi Undang-undang. Nah tentunya, perubahan sistem pendidikan ini harus diawali dengan mengangkat menteri pendidikan dan kebudayaan yang memang ahli dalam bidangnya, bertanggung jawab, dan tentunya dapat dipercaya oleh seluruh orang di negara ini.

 

Nah untuk masalah dana, gue yakin sesungguhnya negara ini memiliki sangat cukup dana untuk pembangunan. Tapi kemanakah dana-dana tersebut pergi hingga pembangunan terutama di sektor pendidikan dapat terhambat? Ya itu sih gampang banget jawabannya, korupsi. Seperti yang tadi sudah gue katakan, kalo korupsi tuh sumber penyakit dari seluruh penyakit di negara ini. Kalo korupsi abis, gue yakin pendidikan di Indonesia pun akan berjalan dengan baik. Tapi lihat deh teman-teman kita sesama siswa yang sudah terbiasa menyontek, dan korupsi uang jajan, jangan sampai siswa-siswa yang merupakan calon pemimpin bangsa itu menjadi seorang koruptor, jadi mari kita bantu teman-teman kita untuk bersikap jujur dalam apa pun.

 

megawati

Megawati Soekarnoputri (Presiden V RI)

Nah apa hal ketiga terpenting menurut gue yang harus gue lakuin selama gue jadi presiden? Yap! Jawabannya adalah membangun sektor perekonomian. Wah umum banget ya jawabannya? Tapi biar bagaimana pun ekonomi merupakan hal yang sagat penting dalam keberlangsungan sebuah negara. Terus apa yang mau gue bangun dari sistem perekonomiannya? Pertanian, pulau Jawa, dan pemerataan penduduk itu kuncinya. Gue berani bilang kalo Pulau Jawa merupakan pulau terpadat se-Indonesia, gue juga berani bilang kalo tanah di pulau Jawa merupakan tanah paling subur untuk ditanami makanan pokok. Bukan berarti tanah di pulau lain enggak subur ya, tapi pasti ada spesialisasinya yang lain, mungkin perkebunan karet atau jati atau apa pun lah. Nah, dengan sebuah pemerataan penduduk ke pulau-pulau yang kurang padat penduduknya, itu dapat membuat sektor pertanian di pulau Jawa dapat dibangun kembali dan diperluas, sehingga kemungkinan untuk memenuhi kebutuhan pokok dari negara ini pun semakin besar. Selain itu dengan meratanya penduduk di negara ini, itu akan membuat potensi di pulau-pulau lain pun akan lebih tereksplorasi, sehingga perekonomian negara kita dapat berkembang lebih baik. Ketika sistem perkebunan, pertanian, dan pemertaan penduduk telah berhasil di lakukan, menurut gue Indonesia sudah mencapai sebuah ttik aman dimana kita bisa menghidupi negara kita sendiri dan mengurangi impor untuk kebutuhan pokok. Kemudian apakah stop sampai disitu? Tentu tidak, efek dari pemerataan penduduk juga berakibat pada wilayah-wilayah yang dihuni, tentu masyarakat secara manusiawi akan membangun wilayah mereka sendiri, entah dengan membangun sebuah pasar modern, jalan raya, supermarket, atau apapun yang dapat membangun perekonomian di wilayah tersebut. Kembali muncul, dananya dari mana untuk melakukan pemerataan tersebut? Ya sama aja kaya jawaban untuk masalah pendidikan tadi, uang negara, dan kita harus membersihkan korupsinya terlebih dahulu.

 

sby

Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden VI RI)

Bayangkan jika 3 hal pokok itu dapat terlaksana dengan baik, bukan tidak mungkin negara kita akan berpindah status dari negara berkembang menjadi negara maju. Memang bukan hanya 3 masalah itu yang harus kita atasi untuk dapat membangun negara ini, tapi menurut gue pribadi itulah 3 masalah inti dari negara ini yang akan gue tuntasin kalo gue jadi presiden nantinya.

 

Doain ya temen-temen supaya gue bisa masuk akuntansi UI, punya perusahaan, punya perusahaan dan pekerjaan, dan jadi PRESIDEN.

 

Akhir kata, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Abdul Aziz (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *