Last Friday Night at GJUI

Hai, I have tell you all something. Jadi, Jumat lalu tepatnya tanggal 5 Juli kemarin, gue ke Universitas Indonesia, sama Gina, Windi, dan Aya, kita satu tim gitu. Okay mungkin blog pertama gue agak kaku karena jujur enggak tau itu di-post ke blog. GJUI itu singkatan dari Gelar Jepang UI. Acara yang dibuat anak-anak sastra Jepang yang berlokasikan di FIB UI. Di GJUI itu gue dapat banyak banget pengalaman dan pengetahuan baru. Kebetulan hari Jumat itu adalah hari pembukaannya acara tersebut.

 

GJUI selalu diadakan tiap tahun, dan pengunjungnya selalu ramai. Kebetulan gue dan tim ikut workshop komik, tapi pertama sampai bukannya kita daftar ulang workshop malah langsung ke tempat merchandise, hehehe. Banyak banget bermacam barang yang dijual, mulai dari aksesoris, t-shirt anime atau tentang GJUI-nya sendiri, topi-topi bentuk kepala binatang, dsb. Pokoknya banyak deh, tapi sebenernya yang menarik itu topi-topi bentuk kepala binatang, sama aksesorisnya, ada pernak-pernik rambut yang di Jepang dikenal “Kawaii Stuff” gitu jadi barang-barang yang imut. Abis dari merchandise, baru kita daftar ulang, dan menunggu buat mengikuti workshop.

 

Sejujurnya, gue dan tim ikut workshop komik mungkin agak salah, karena di antara kita enggak ada yang tahu banget soal komik. Jujur tertarik karena salah satu pembicaranya dari perusahaan M&C. Perusahaan M&C memproduksi banyak komik terkenal, dan gue juga pencinta komik M&C, tapi enggak semuanya. Dan saat gue, Aya, Gina, dan Windi, mengikuti worskshop komik, sumpah rasanya pengen keluar saat itu juga. Kita di antara orang-orang yang mau jadi komikus, dan bahan ajar workshop-nya bagaimana menjadi komikus yang baik, membuat komik, dan bahasa-bahasa yang kita satu tim enggak ada mengerti satu pun. Untungnya ada break time, jadi saat itu juga kita bisa keluar dan tetap dapet sertifikat.

 

Abis itu, gue sama yang lain makan dulu, enggak sih, gue sama Gina beli makanan, jauh-jauh ke GJUI Gina beli Hophop doang, gue beli dorayaki, dorayaki makanan kesukaan Doraemon (kalau yang belum tau). Tapi di sana banyak pilihan kok, ada takoyaki, ada ramen, banyak deh, cuma tak ada sushi aja. Terus Aya sama Windi beli bando gitu. Oh iya, di GJUI ada obake, obake itu rumah hantu gitu, katanya obake sama acara karaoke paling banyak peminatnya, tapi kemaren kita-kita enggak ke obake,takut.

 

Dan pengalaman yang paling seru lagi itu gue, Aya, dan Gina pulang naik kereta, Windi duluan karena ada mau jemput kakaknya. Pengalaman baru banget naik kereta, dari Stasiun UI sampai Manggarai masih sepi, enggak begitu rame. Jadi kita berhenti di Manggarai karena mau naik kereta yang tujuan Bekasi, dan keretanya datang setiap 15 menit sekali. Alhasil gue, Gina dan Aya menunggu, tapi pas keretanya datang, penuhnya minta ampun. Kayak lo mau dijadiin sarden gitu, kita kalah saing sama ibu-ibu, dan harus menunggu kereta berikutnya. Pas kereta berikutnya datang ada kejadian tak terduga, Gina sama Aya udah berhasil masuk duluan, gue ketinggalan. Gue hampir jatuh gara-gara ada seorang ibu mendorong gue dari depan plus memukul dengan plastik belanja bawaannya, untung enggak sakit, cuma ya di satu sisi gue kaget dong, satu sisi otak gue tetap mikir gue harus berjuang masuk, orang-orang di belakang ngedorong gue karena mereka mau masuk, ibu tadi juga dorong gue, tubrukan deh. Untungnya bisa masuk kereta bersama Aya dan Gina, dan pulang dengan selamat. Pokoknya Jumat lalu enggak terlupakan banget deh, perjuangan ke GJUI sampai pulang.

 

Yasmine Raudya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *