Menutup Lembaran 2021

Hai hai P-assengers! Gimana nih kabar kalian? Aku harap P-assengers semua sekarang dalam keadaan baik, sehat, dan pastinya bahagia ya! Oh iya, selagi kita menghitung hari sebelum pergantian tahun 2021 ke 2022, aku ingin sedikit membagi ceritaku tahun ini.

2021, banyak sekali perubahan-perubahan yang aku rasakan, mulai dari keluargaku yang sudah lebih terbuka, teman-temanku yang tidak bosan menemaniku setiap malamnya, termasuk tugas-tugas sekolah yang selalu diberikan setiap minggunya. Senang rasanya melihat semua orang sudah bisa beradaptasi lebih baik dari tahun sebelumnya. Tetapi, aku merasa belum siap dengan perubahan ini. Aku belum bisa menyesuaikan diriku dengan hal-hal baru. Aku masih merasa terjebak dalam zona ketakutanku, yang jika terus berada di dalamnya, aku tidak akan memulai perubahan seperti orang lain.

Sejujurnya aku bisa untuk melakukan hal itu, tapi aku merasa aku tidak bisa. Sebenarnya aku mampu menyelesaikannya tepat waktu, tapi aku mengulur waktuku untuk melakukan hal lain. Aku mau, tapi aku takut tidak menjalankannya dengan baik. Masih banyak kata ‘tapi’ dalam pikiranku yang membuatku tetap berada di dalam ketakutan. Sudah banyak kalimat motivasi yang kudengar, kubaca, dan kusimpan di meja belajarku. Tetapi tahun ini, aku merasa belum mampu untuk keluar dari zona itu. Tahun ini, aku merasa semua hal yang kulakukan hanya sia-sia. Dan aku tidak suka diriku di tahun ini. Aku tidak ingin membuat kalian ikut bersedih atas kesalahanku atau sikapku yang aku ceritakan ini, karena aku akan berjanji kepada diriku sendiri untuk membuat diriku keluar dari zona ketakutanku.

P-assengers, apakah kalian pernah merasakan hal yang sama sepertiku? Bagaimana keadaan kalian sekarang? Aku harap kalian sudah dapat menemukan zona kebebasan kalian ya! Jika belum, semoga aku, kamu, kita semua bisa keluar dari zona ketakutan, dan mendapatkan kebebasan untuk melakukan hal-hal baru. Untuk Aku di tahun ini, maaf sudah merepotkanmu untuk melakukan banyak hal, maaf karena aku membuat tubuhmu lelah, maaf juga sudah membuatmu menangis. Izinkan aku mengajakmu untuk bangkit dan mencari kebebasanmu esok. Izinkan aku mengajakmu untuk berbagi cerita kebahagiaanmu pada orang-orang.

Semoga akhir tulisan yang ku buat, bisa menjadi awal perbaikan untuk hari-hari berikutnya. Semoga lembaran baru yang akan kita buka, menjadi awal yang baru untuk perubahan yang baik. Aku, Kamu, Kita semua pasti bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi di tahun 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.