Once Upon A Time at Gelar Jepang UI 19

Hai readers!

 

Hari ini gue bakal nyeritain pengalaman sehari gue dan tim gue di GJ UI’19, yeay! FYI, GJ UI’19 diselenggarakan di Pusat Studi Jepang, FIB UI tanggal 5-7 Juli 2013. Jadi gini, gue dan tim gue (Revita dan Fachri) janjian ketemu di stasiun UI, awal rencana sih gitu… tapi ternyata, something happened, yang akhirnya gue sama Fachri masuk duluan, dan Revita nyusul. Dan akhirnya udah ada semua, kita pun menjelajah area Gelar Jepang UI’19. Kesan pertama gue di GJ ini sih, keren, di pintu masuknya udah ada seperti gapura Jepang, dan dekorasinya juga enggak kalah menarik. Tapi, pas pertama kali masuk jujur gue enggak ngerti apa yang diomongin. Memang gue enggak begitu suka Jepang, kecuali makanannya. Tapi setelah cukup lama, gue cukup ngerti. Abis itu kita daftar ulang di uketsuke (Informasi) buat ikutan workshop Chanoyu (upacara minum teh khas Jepang). Sambil nunggu workshop-nya dimulai, kita keliling area Gelar Jepang buat nyari spot bagus buat dokumentasi.

 

Enggak lama workshop-nya dimulai, kita masuk ke ruangannya, dan ternyata yang menjadi narasumber itu berasal dari Jepang, tapi keliatannya sih dia menetap di Indonesia, karena Bahasa Indonesianya cukup lancar. Awalnya kita dikasih manisan, permen gitu sih sebenernya dari Jepang, rasanya yaaaa manis seperti permen biasa. Terus dijelasin cara minum teh yang dikasih sama penyajinya, ada cara dan tata karmanya. Ribet sih sebenernya, tapi asik aja, hahaha. Ada bagian dari cawan atau mangkuk teh yang enggak boleh kena bekas minum, itu bagian yang ada gambarnya, dan banyak lagi! Workshop berlangsung selama setengah jam. Setelah mengikuti workshop Chanoyu, kita keliling GJ UI’19, foto-foto, dokumentasi, dan yang paling penting wawancara.

 

Setelah nyari orang yang tepat, akhirnya kita wawancara beberapa orang pengunjung dan panitia disana. Abis wawancara, kita makan, hahaha, menurut gue itu kegiatan paling asik hari itu. Makanan di sana banyak banget, dan pastinya serba Jepang. Mulai dari okonomiyaki, takoyaki, es krim Jepang gitu, onigiri, dan banyak lagi yang lain, dan of course semuanya bikin ngiler. Di sana juga ada pameran barang-barang khas gitu, termasuk anime atau manga. Ada yang jual poster, komik, aksesoris, gantungan kunci, tapi ada juga yang jual gelang, baju, dan sebagainya. Di sini juga ada stand GJ UI’19 nya, jadi bisa beli merchandise GJ UI’19 di stand ini. Terus ada lomba-lomba, kayak lomba bikin komik, fashion show, makan ramen, dan lain-lain. Ada juga stand yang nyediain games ala Jepang gitu. Ada game yang namanya Daruma Otoshi, jadi ini menggunakan boneka Doromi yang terdiri dari 5 bagian, dan ada palu kecil, caranya kita harus memukul bagian yang paling bawah terlebih dahulu, tapi bagian diatasnya tidak boleh jatuh, lumayan susah. Ada juga game kingyo suku (kingyo sukui), jadi kita disuruh menangkap ikan kecil-kecil seperti ikan mas menggunakan jaring, tapi yang bikin seru tuh jaringnya rata, hahaha, jadi enggak cekung gitu, yaaa rata. Di sana juga ada dekorasi-dekorasi yang bagus banget, ada empat bagian, Tokyo, Okinawa, Kyoto, dan Hokkaido. Well, abis kita makan dan liat-liat stand, kita pulang ke rumah masing-masing. Dan perjalanan sehari di GJ UI’19 pun berakhir!

 

Mata aimashou! (sampai berjumpa lagi!) 😀

 

Varellia Erend 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *