Presiden Ideal untuk Indonesia, Masih Adakah?

linda djalil

 

Sudah selesai membaca tanggapan Ibu Linda Djalil, seorang mantan wartawan profesional majalah TEMPO dan GATRA mengenai keadaan pemerintahan Indonesia saat ini?

 

Sudah selesai meresapi kata demi kata?

 

Ya, tajam blak-blakan memang pendapat Ibu Linda. Beliau mengemukakan pendapatnya—yang bisa dibilang cukup ekstrem—kepada publik secara terbuka, tanpa ada yang ditutup-tutupi sama sekali. Untungnya di zaman yang sudah modern ini, pers diberi kebebasan sebebas-bebasnya (seperti yang saya lakukan sekarang ini!) untuk mengemukakan pendapat dan dilindungi oleh Undang-undang. Orang-orang sudah berani mengkritik pemerintahan yang sedang berlangsung secara apa adanya. Jauh berbeda seperti pada masa Orde Baru dulu, di mana kebebasan berpendapat dirampas secara paksa.

 

Tapi inilah demokrasi, dan saya yakin kita semua di sini setuju dengan pendapat Ibu Linda. Saya yakin kita semua disini mempunyai harapan yang sama seperti Ibu Linda:

Saya mendambakan seorang presiden yang berwibawa dan mampu mengkoordinir para pembantunya menangani urusan ekonomi negeri, sehingga harga beras tidak makin melangit, daging sapi menyusup sampai setinggi pohon kelapa karena korupsi yang tak terdeteksi sebelumnya… urusan minyak bumi negeri ini yang tidak dicatut para makhluk yang berhati jelaga dan mata duitan… kemiskinan yang makin melebar dan merata tak ada lagi… urusan kejahatan narkoba yang tak ada ampun dan bukan malah dibela.

Jelas, kita semua ingin punya pemimpin dengan sifat-sifat serba baik di atas. Tapi jelaslah juga, Dengan keadaan Indonesia yang carut marut seperti saat ini, rakyat tidak bisa meminta terlalu muluk untuk mempunyai presiden yang sempurna. Satu-satunya senjata ampuh kita sebagai rakyat untuk mencapai hal tersebut hanyalah satu: mempergunakan hak pilih sebaik-baiknya di PEMILU 2014 nanti.

 

And guess what, PEMILU 2014 hanya dalam beberapa bulan lagi!

 

Sudahkah kalian menentukan pilihan? Atau bahkan, sudahkah kalian mengetahui siapa saja kandidat-kandidat calon pemimpin negara kita lima tahun ke depan?

 

Jujur, saya sendiri baru berusia 15 tahun—bahkan belum diakui secara resmi oleh negara ini sebagai penduduk. Saya belum mempunyai hak untuk menentukan pilihan terhadap calon pemimpin saya. Kendati demikian, saya setidaknya sudah tahu apa-apa saja yang diharapkan rakyat Indonesia terhadap presiden mereka kelak.

 

Kami ingin presiden yang peduli luar-dalam terhadap rakyatnya dan ikut merasakan penderitaan rakyat, lalu melakukan sesuatu sebagai jalan keluar setelahnya. Tidak butuh yang ‘blusukan’ tiap hari ke rumah warga, cukup yang bersedia mengecek keadaan rakyatnya secara rutin dan tidak masa bodoh.

 

Kami ingin presiden yang credible atau dapat dipercaya. Tidak butuh yang sumpah diatas kitab sebelum menjabat, cukup yang dapat melaksanakan janji-janji manisnya semasa kampanye kepada rakyat dengan perkembangan yang jelas.

 

Kami ingin presiden yang tegas dan tidak gentar terhadap para ular licik di pemerintahan. Tidak butuh yang mempunyai banyak koneksi dengan para penegak hukum dan hakim-hakim agung, cukup yang dapat menumpas para ular tanpa termakan bisa beracunnya.

 

Kami ingin presiden yang bijaksana dan dapat menetralisir keadaan. Tidak butuh yang sudah berpengalaman menjabat puluhan tahun, cukup yang dapat menunjukkan aksi langsung kepada rakyat bahwa apa pun yang ia lakukan, semua kembali pada rakyat juga.

 

Pertanyaan saya—dan kita, lebih tepatnya,

 

Masih adakah sosok seperti itu di negeri penuh ironi ini?

 

Allya Mahira (nametag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *