The End and New Beginning

Halo P-assangers!

Kira-kira setahun yang lalu adalah kali pertama aku menulis artikel di blog PIDAS. Nah, sedangkan saat ini adalah yang terakhir kali aku menulis artikel disini, huhu :(

Setahun di PIDAS, hmm, ya terasa sih, bukan gak terasa hehe. Terasa adanya banyak perubahan, baik dalam diri aku sendiri maupun di lingkungan sekitarku. Apa aja sih yang berubah? Pertama-tama dan yang paling utama, aku menyesal karena baru masuk PIDAS di kelas 11, rasanya kurang puas gitu deh buat jadi anggota PIDAS. Dan yang gak kalah pentingnya, ternyata di PIDAS ini aku bisa dapet banyaakk sekali pengalaman yang pastinya bermanfaat buat kehidupan sehari-hari. Tapi sekarang aku udah naik ke kelas 12, udah harus fokus ujian dan gak bisa jadi anggota PIDAS lagi deh

Yang pasti paling terasa perubahannya dari aku sendiri itu adalah aku bisa lebih aktif dari sebelumnya. Yang sebelumnya aku hanya berada di “zona nyaman,” setelah bergabung di PIDAS, aku belajar untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi dunia luar jika memang ingin berkembang. Sedangkan yang berubah dari lingkungan aku adalah teman-teman yang berbeda dan bertambah. Lingkungan pergaulan yang menjadi lebih luas sehingga aku pun bisa lebih berkembang dalam bersosialisasi.

Apa aja sih yang udah aku pelajari selama di PIDAS? Wah banyak banget. Pertama, pastinya menambah teman baru dan memperluas pergaulan. Di PIDAS, aku bisa kenal dengan teman-teman satu angkatan. Yang tadinya sekedar tahu nama, melalui PIDAS, menjadi saling kenal. Ga cuma teman satu angkatan, dengan adik kelas pun, aku bisa menjadi saling kenal dan bekerjasama. Kedua, tugas mading bulanan yang membuat aku lebih disiplin dengan waktu, lebih bekerja keras, lebih kreatif, dan yang pastinya belajar untuk bekerja sama. Ketiga, proker-proker keren di PIDAS juga memberikan aku banyak pelajaran. Contohnya adalah acara SHARE yang mengajarkan untuk saling peduli dan berbagi dengan sesama kita yang kurang beruntung. Selain itu juga mengajarkan kita untuk bisa mensyukuri kehidupan yang kita punya.

Hal membanggakan yang telah aku lakukan selama setahun ini? Apa ya? Kayanya kurang ada yang membanggakan deh, hehe. Tapi kalau buat aku secara pribadi aja, jujur aku bangga sama diri sendiri. Bangga karena setelah bergabung di PIDAS aku bisa lebih mandiri, punya banyak pengalaman, dan bisa lebih berani berbicara. Walaupun kekurangan aku masih banyak banget, tapi kedepannya aku akan berusaha untuk terus menjadi lebih baik.

Kalau pengalaman yang paling berkesan di PIDAS? Ya hampir semuanya sih, hehe. Tapi yang pastinya adalah tugas liputan yang kece-kece! Jadi aku mau cerita nih tentang pengalaman-pengalaman liputan aku. Selama setahun di PIDAS, aku kebagian 3 kali liputan nih. Liputan pertama itu di Universitas Indonesia. Wah asik banget kan bisa berkunjung ke universitas impian sebagai media partner. Yang kedua dan yang paling berkesan adalah saat liputan di Institut Teknologi Bandung. Kurang asik apa coba, pagi-pagi buta kami naik travel, hanya bersama teman tanpa orang tua. Sampai di Bandung di waktu pagi hari dan beruntung bisa menikmati kesejukan semarak kota kembang itu. Seharian meliput pasti jenuh dong, karena itu selepas melakukan tugas liputan, kami menyempatkan diri untuk mengexplore kota Bandung ala kadarnya, mulai dari berjalan-jalan di Jalan Braga, sampai berkunjung ke Masaraya, suatu pameran seni yang kerennya gak bisa diungkapin pake kata-kata! Daaan, liputan terakhir aku adalah liputan di SMANU Moehammad Husni Thamrin. Sebelumya, aku juga tidak tau acara apa sebenarnya yang akan diliput. Waktu itu. Aku hanya sekedar sedang melihat grup, dan melihat KADEP aku menawarkan liputan untuk besok. Melihat respon teman-teman yang hamper seluruhnya tidak bisa, akupun menawarkan diri. Ya bisa dimaklumkan lah, aku punya lumayan banyak waktu luang di akhir pekan saat itu. Akhirnya aku yang kebagian untuk meliput event itu. Ternyata keesokan harinya, aku meliput JVLYN yang mana dalam acara itu mengundang bintang tamu yang merupakan band kesukaanku. Senang banget rasanya karena baru pertama kali aku bisa melihat mereka tampil secara langsung. Dan mungkin kalau bukan karena liputan ini, aku juga gak akan datang ke acara itu. The Best deh pokoknya!

Kalau kabar impian aku yang ada di artikel utama kira-kira gimana ya? Kalau ditanya sudah tercapai atau belum, itu jawabannya belum. Karena di artikel pertama aku mengatakan bahwa impianku adalah mencapai cita-citaku menjadi seorang apoteker dan membanggakan orang tua. Namun sejauh ini aku telah berusaha memberikan yang terbaik untuk beliau, semoga kelak kedepannya aku bisa mewujudkan semua harapan dan impian yang ada! Doakan ya, P-assangers!

Adakah yang berubah dari impianku? Kalau dilihat secara intinya, tidak. Karena inti dari impianku adalah bisa menjadi manusia berkualitas yang bermanfaat bagi sesama, yang mana impian itu merupakan sebuah proses perjalanan yang tidak dapat dilihat hasilnya secara fisik, tapi dapat dirasakan.
Adakah impianku yang bertambah? Tentunya ada dong. Apalagi di kelas 12 ini, pastinya tidak ada satu orang pun yang tidak mempunyai impian. Mendapatkan nilai yang tinggi, memperoleh hasil yang seimbang dari kerja keras, dan diterima di PTN yang diidamkan, siapa yang tidak menginginkannya? Dan untuk impian pribadiku sendiri, aku ingin menjadi seorang penulis. Karena menulis adalah cara yang menyenangkan untuk menuangkan buah pikiran yang aku punya dan membagikannya kepada banyak orang melalui sebuah tulisan.
Nah P-assangers, segitu aja pengalaman di PIDAS satu tahun ini yang bisa aku ceritakan. Pengalaman berharga dan tak terlupakan selama di bangku SMA. Semoga kelak kalian bisa mencapai semua impian kalian, dan tetap berusaha melakukan yang terbaik yaaa..!
Terima kasih buat satu tahun yang luar biasa, PIDAS!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *