“The Odyssey”

Aku sadar bahwa pergi berpetualang adalah cara terbaik untuk belajar. Pada pagi yang cerah, lahirlah seorang bayi perempuan yang mewarnai tanah Yogyakarta bernama Neysa Artanti Nurhariyadi pada 14 Januari 2005.

Sedari kecil, Neysa sudah biasa berpindah-pindah tempat tinggal. Mulai dari Yogyakarta yang terkenal dengan adatnya, Tegal yang memiliki banyak sawah, Wonosobo yang sangat dingin, kembali lagi ke Yogyakarta dan terakhir, Jakarta yang sangat terkenal akan infrastruktur yang modern.

Banyak cerita yang dapat ia ambil dari setiap tempatnya. Mulai dari pengalaman manis hingga pengalaman menegangkan. Mulai dari di Tegal, Neysa tinggal di sebuah rumah di dekat sawah, sehingga setiap pagi Neysa sering sarapan sambil berkeliling sawah. Saat di Wonosobo, Neysa tinggal di tempat yang suhunya cukup dingin nan sejuk. Setiap sore Neysa suka berkelana keliling indahnya Wonosobo.  Jakarta ialah kota yang padat dan banyak hal-hal modern yang bisa Neysa jumpai disana mulai dari trampoline, makanan yang mewah, banyak gedung tinggi, dll. Yogyakarta, kota yang indah dan penuh kenangan.

Yogyakarta selalu menjadi kota favorite Neysa. Neysa tumbuh besar di kota itu dengan banyak memori yang indah. Hingga usia 8 tahun, Neysa harus pindah ke ibukota Jakarta karena pekerjaan ayahnya. Akhirnya dengan berat hati Neysa pindah ke Jakarta dan beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Sama seperti kota-kota lainnya Jakarta juga menjadi tempat Neysa mencari pengalaman. Mulai dari bermain drum, biola, menyanyi, gymnastic, basket dan organisasi-organisasi sekolah. Dengan pengalaman-pengalaman tersebut Neysa tumbuh menjadi anak yang riang, percaya diri dan tangguh.

Inilah Neysa sekarang, gadis berumur 15 tahun yang siap untuk menghadapi segala rintangan untuk mencapai masa depannya yang indah.

E34AF1A4-5188-477E-AA66-B78F0F3BDA79

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *