Trip Observasi ke-44 Pengalaman yang Tidak Akan Terlupakan

1420193333563
Foto oleh kak Molid

Trip Observasi.. atau sering disebut  “TO” Mungkin sudah tidak asing bagi Murid kelas XI dan XII SMAN81 Jakarta, Pasalnya Trip Observasi sendiri adalah program unggulan SMAN81 Jakarta yang sudah dilaksanakan setiap tahunnya. Di TO Peserta TO dibuat untuk membentuk karakter pribadi yang berlandaskan norma dan agama,membentuk pribadi yang lebih disiplin dan tegas,serta berfikir kreatif dan kritis yang akan dilatih dalam pembuatan Karya Ilmiah atau disebut Charta pada saat di sana. Tahun ini adalah yang ke-44 kali TO dilakukan .

Sekedar informasi diawal saya menyebutkan bahwa TO sudah tidak asing di telinga murid kelas XI dan XII mengapa? Ya karena kegiatan/program ini hanya dikhususkan bagi murid kelas X dan XI (yang belum melaksanakan TO). Kembali ke awal, Tentang TO yang ke-44 ini mempunyai judul “ Membangun Kreativitas dan integritas dengan Budi Perketi Luhur Terampil dan Cerdas dengan Semangat Kebersamaan melalui Kegiatan Trip Observasi ke-44 SMA Negeri  81 Jakarta” . TO yang ke-44 ini Dilaksanakan di Kampung Sukamanah, Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat, Jawa Barat yang berlangsung selama 4 hari 3 Malam dari tanggal 20-23 Desember 2014

Oh ya.. Sebelum kami para murid kelas X Melaksanakan TO kami sebelumnya telah melaksanakan Pra Trip Observasi atau disebut Pra-TO pada saat Pra-TO kami akan diajarkan tentang apa itu TO dan apa yang akan dilakukan pada saat TO. Selain itu kami juga sudah dilatih kedisiplinan oleh kakak Vendra(OSIS) dan didampingi oleh kakak Çista(MPK) serta kakak PASKIBRA SMAN 81 yang melatih tentang PBB ke kami, Kakak SIGMA yang mendampingi kita dalam membuat Mini Charta, kakak ROHIS dan ROHKRIS yang memberi pelajaran tentang keagamaan ke kami.Banyak Ekskul yang berperan dalam Pra-TO dan TO diantaranya PIDAS,ZOOM yang mengabadikan kegiatan kami dalam bentuk foto maupun video, PMR yang mengawasi kami bila diantara kami ada yang sakit.

Sebelumnya Sebelum Pra-TO dilaksanakan kami sudah terlebih dahulu dibagi menjadi 25 Regu Kelas X dan 3 Regu Kelas XI yang satu regu kurang lebih berisi 10 Anggota Regu ditambah 1 Kakak Mitra(Kamit)  dan 1 guru pembimbing(gubing). Di Regu Saya Kakak Mitra nya sangat baik namanya kak Molid ♡ dan guru Pembimbing yang humoris dan friendly banget deh yaitu Pak Juniarto atau akrab dipanggil Pak Jun. Regu Saya yaitu Regu 2 Bernama “XIPHOS” yaitu berasal dari pedang dengan mata pedang ganda yang digunakan sebagai senjata utama militer Yunani, dengan saya sebagai Danru menggantikan teman saya Orvin yang dipilih menjadi Wakodan.

Oh iya sekedar info dalam satu regu juga terdapat Koyel, Sekbend dan Komdis.Komdis bertugas menjadi Komandan Disiplin, Koyel sebagai Komandan YelYel yang akan baris paling depan pada saat yel-yel angkatan serta Sekbend yang mengurusi tentang Kebendaharaan dan absensi. Di Regu Saya Komdis nya Bani namun diganti oleh Joel karena Bani Sakit,Koyel Alifa dan Sekbend nya Fanny. Pada Tanggal 8 Desember Kami diberi nama Angkatan oleh Kakak OSIS yaitu “HECTOR” yang mempunyai arti “Berpegang Teguh pada Pendirian dan Disiplin” serta Kakak OSIS memberti tahu tentang aturan TO yang harus dilakukan pada saat dimulainya Pra-TO yaitu untuk laki-laki harus MencukurRambutnya hingga botak sepanjang 3mili dan untuk yang perempuan dikuncir dua diatas telinga 3 jari namun untuk yang berkerudung cukup menggunakan pita dan yang paling pemting harus mematuhi peraturan sekolah yang ada.

Pra-TO dimulai dari tanggal 15-18  Desember 2014. Pada saat Pra-TO kami membuat mini charta,Nametag,serta Vendel dan Headband(bagi Danru) serta diajarkan banyak hal dari kami harus Kompak satu angkatan hingga harus disiplin. Pada saat Pra-TO pun kami memilih pemimpin kami yaitu Kordinator Danru dan Wakil Kordinator Danru (Kodan&Wakodan) dan dari situ kami benar benar mendapat pelajaran berharga tentang bagaimana harus menganggap pemimpin kami dengan cara  menghargai dan menghormati nya serta patuh terhadap perintah pemimpin kami. Dan pada saat Pra-TO kami dilatih untuk kompak dan menjadi 1 yaitu HECTOR. Setelah Pra-TO kami diberi waktu istirahat sebelum Berangkat TO dan Packing barang pada tanggal 19 nya.

Hingga Keesokan harinya tanggal 20 desember, yaitu hari yang sangat dinantikan yaitu hari berangkat ke Lokasi TO. Pada pagi harinya seperti biasa kami datang pagi dan berkumpul di sekolah hingga… “priit priit priiiiiiiiit priit” yaitu suara pluit tanda berkumpul di lapangan pun berbunyi dan mulai menghitung seri. Setelah itu pembukaan Trip Observasi pun dibuka oleh Sekolah dan kami siap untuk berangkat. Sesampainya di lokasi kami memindahkan barang bawaan kerumah warga yang akan kami singgahi beberapa hari. Dan setelah selesai memindahkan barang bawaan kami diberi waktu istirahat solat dan makan sebelum melakukan apel pembukaan TO di lapangan. Di lapangan kami diberi arahan oleh Ketua RW,Camat daerah tersebut dan mendapat pengarahan untuk membuat Charta. Setelah itu Regu yang menang dalam Mini Charta membuat Charta dibantu oleh regu yang kalah dalam Mini Charta sesuai tema nya masing masing

Esok harinya Hari ke-2 TO , hari ke-2 diawali dengan Ibadah pagi menurut agama nya masing masing Kemudian apel pagi dan dilanjutkan dengan senam pagi yang dipimpin oleh beberapa orang dari angkatan kami dan diikuti oleh semua yang ada dilapangan tersebut. Lalu setelah itu kami dipersilahkan sarapan dan mandi untuk melanjutkan Charta serta presentasi di siang harinya. Pada sore hari saat malam dikarenakan hujan jadi ada beberapa acara yang tidak bisa dilakasanakan contohnya : api unggun dan apresiasi seni.

x2

Foto oleh pak Jun

Pada hari ke-3 TO Seperti hari sebelumnya kami beribadah menurut agama nya masing masing.bagi yang muslim kami sollat subuh dilanjutkan dengan kultum yang dibawakan anak laki-laki.Kultum yang dibawakan juga bermanfaat buat kami kedepannya setelah selesai kami pulang kerumah masing masing kemudian sarapan dan persiapan untuk penjelajahan. Dan pada jam 7.30 pluit tanda apel di lapangan berbunyi dan semua langsung turun ke lapangan. Namun tidak semua ikut penjelajahan yg diperbolehkan maks 7 orang min 3 orang dan yang sakit tidak diperbolehkan ikut. Bagi yang tidak ikut akan piket dirumah dan mengikuti lomba masak.Setelah semua kumpul dilapangan panitia dan kakak OSIS pun memberikan arahan tentang penjelajahan dan Kakak PO membagikan Award berupa bintang yang akan ditempel pada Vendel Kami, Regu Saya Mendapat 1 Bintang Biru karena datang awal saat ibadah pagi, 1 Bintang Hijau karena membantu warga serta 1 Bintang Hitam karena ketahuan membawa handphone salah satu angru saya.

Dimulai dari Regu 1-3 dan dilanjutkan regu selanjutnya setelah selang waktu yang ditentukan. Kebetulan Regu saya Regu 2 kami mendapat kloter pertama bersama Regu 1 (Shamsir) dan Regu 3 (Napoleon) kami berangkat pertama. Kami semua saling membantu dalam penjelajahan. Pos ke-1 kami bertemu ka Dennis dan Kak Manuel kami diberikan arahan tentang kerohanian , di Pos ke-2 kita bertemu kak Emir yaitu pos kedisiplinan kami push-up untuk membayar seri angkatan kami, lalu di pos ke-3 yaitu pos Kebangsaan kami diajarkan tentang kebersamaan disana dan kami olahraga push-up dilumpur dan berbagi lumpur sesama regu, terakhir pos ke-4 tentang pelajaran kami selama TO kak Ahmad mengajarkan kami agar kami menerapkan nilai nilai yang sudah diberikan di TO agar diterapkan dalam kehidupan sehari hari, Di pos tersebut kami berendam di kolam agar membersihkan badan kami yang penuh lumpur, Pos tersebut menjadi pemberhentian kami yang terakhir dalam penjelajahan , setelah itu kami pulang kerumah agar mandi dan istirahat. Namun hujan turun hingga malam akibatnya parade baju adat dan solo camp tidak dilaksanakan. Malam harinya kami mengikuti Tabligh Akbar, setelah itu kami mendapat pengarahan dari Kak Ahmad dan kak Gedor untuk teknis “Perang Vendel” dan kami pulang kerumah masing masing untuk istirahat. Tepat jam 1 Perang Vendel dimulai. Regu kami menunggu namun “penyerang(OSIS)” belum datang juga hingga pada jam 2 Penyerang datang. Dan saya dengan Orvin serta Alifa dan Joel dari regu saya siap membantu saya dalam Perang Vendel.

Babak pertama kami lolos karena mudah tapi di babak kedua kita langsung kalah karena kita salah dalam menghadapi serangan kakak OSIS, tapi tidak apa setidaknya kami sudah lolos babak pertama, Setelah itu kakak PO menyuruh kami tidur sambil mengambil Vendel Regu kami karena kami kalah dan kami segera tidur malam itu.

Keesokan hari nya tepatnya hari terakhir TO dengan diawali dengan ibadah pagi dan kami sarapan dan mandi kami pun seperti biasa apel pagi dan diberikan pengarahan packing dan setelah itu kami istirahat serta packing barang agar di masukan ke truk barang serta bakti sosial ke pemilik rumah. Setelah itu kami apel kembali untuk mengumumkan reward bintang. Namun sebelumnya semua Vendel yang diambil semalam dikembalikan tapi dengan penuh coretan,meskipun coretan tapi semua itu adalah pesan dari kamit dan Kakak MPK serta OSIS yang isinya itu penuh kenang kenangan selama kami TO :’) dan steleah itu Regu kami mendapat 2 Bintang biru dan 1 bintang hitam. Pada saat itu juga di sebutkan regu pemenang Charta yaitu regu 10 (DURENDAL) serta “Regu Terbaik” yaitu Regu 15 (TIZONA) Dengan Danru nya bernama Kosa mereka mendapatkan Mahaputera dan penghargaan dari OSIS dan Panitia, Kemudian pengumuman tentang Danru dan Komdis terbaik yaitu Nobel sebagai “Danru Terbaik” dan Nana sebagai “Komdis Terbaik” dan yang terakhir ada penghargaan “Kakak Mitra Terbaik” dengan juara 1 nya Kakak mitra Regu saya.. ya Kak Molid yayyy ❤❤❤❤ Kak Molid mendapat penghargaan Satya Lencana sebagai hadiah nya. Regu saya pun sangat senang karena Kak Molid menjadi Kamit terbaik hehe J .

Meskipun Regu kami tidak dapat penghargaan apa apa, setidaknya kami mendapatkan pengalaman tak terlupakan seumur hidup kami tentang kebersamaan dan kekeluargaan yang kami jalani dari Pra-TO hingga TO selesai. Setelah itu kami solat dzuhur dan melanjutkan perjalanan pulang. Setelah sampai sekolah kami sebelum berpisah kami menyempatkan bersama untuk beberapa menit kami meminta agar kita semua jangan sampai lost-contact :’). Setelah itu kami pulang kerumah masing masing.

Sungguh pengalaman Trip Observasi adalah pengalaman yang tak terlupakan dan merupakan ajang kita untuk dekat dengan sesama. TO adalah moment yang menyenangkan dan tidak pernah kita dapatkan lagi seumur hidup :)

x1

Foto oleh Syauqi

Syauqi Ibadah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *