Trip Observasi Ke-44: Pengalaman Sekali Seumur Hidup

Sebelum aku cerita soal Trip Observasi yang ke-44 , aku mau mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015. Semoga kita selalu menjadi lebih baik lagi dari tahun ke tahun.

Well, kali ini aku bakal cerita soal pengalaman aku saat mangikuti Trip Observasi yang ke-44. Tapi……. sebelum itu aku ingin menceritakan pengalamanku saat mengikuti pra-Trip Observasi, yaitu kegiatan kami sebelum mengikuti Trip Observasi.

Sebelum pra-Trip Observasi, Kami diperkenalkan dengan kamit, guru pembimbing dan regu kita masing-masing. Aku masuk ke dalam regu 5 ( Damascus ). Di dalam regu aku ,ada satu temanku yang sekelas dengan aku. Selain itu, aku juga berkenalan dengan teman-teman dari kelas lain. Dalam regu, akan ada seorang Dandru, singkatan dari Komandan Regu( kayak Ketua regu gitu ) yang akan memimpin regu kami dan akan mempertanggungjawabkan tindakan regu kami. Kemudian ada seorang Komdis ( Komisi Disiplin ), yang bertugas mendisiplinkan anggota regu kami. Selanjutnya ada SekBend ( Sekretaris dan juga sebagai Bendahara ). Lalu, ada Koyel (singkatan dari Komandan yel-yel).

Pra-TO diadakan sebagai persiapan untuk kegiatan Trip Observasi. Kegiatan pra-TO diisi dengan membuat Vendel (Vendel itu seperti bendera berisi identitas regu kita ), membuat nametag, belajar baris-berbaris, belajar memasak, membuat mini charta, dan lain sebagainya. Intinya kegiatan ini untuk mempersiapkan diri kita untuk mengikuti Trip Observasi.

Setelah mengikuti pra-Trip Observasi, saatnya aku mengikuti Trip Observasi. Acara Trip Observasi diadakan pada tanggal 20-23 Desembar 2014di lokasi Kp.Sukamanah, Desa Puteran, Kec.Cikalong Wetan, Kab.Bandung Barat, Jawa Barat.

Pada hari pertama Trip Observasi, kami datang ke sekolah jam 6 pagi untuk megikuti apel pagi sekaligus pelepasan peserta Trip Observasi yang ke 44. Suasana saat itu berlangsung sangat khidmat. Kami berangkat ke lokasi sekitar jam 8 pagi dan sampai disana sekitar jam 1 siang. Setelah kami sampai di Kp.Sukamanah, kami mengukuti upacara pembukaan Trip Observasi yang ke-44. Hari pertama Trip Observasi diisi dengan pembuatan Charta ( Laporan ) bagi regu yang terpilih. Karena regu aku tidak terpilih, jadi regu aku bertugas membantu regu terpilih untuk membuat Charta. Malam harinya, regu aku mulai bekerja mencari data untuk membuat Charta.

Hari kedua Trip Observasi, kami bangun jam 4 pagi buat sholat subuh dan doa pagi. Setelah itu kami kelapangan untuk senam pagi. meskipun kami semua terlambat untuk senam pagi,tapi kami tetap semangat.Setelah itu kami kembali ke rumah kami masing-masing untuk mandi dan sarapan, dan kembali ke lapangan untuk apel pagi. Setelah itu melanjutkan pembuatan charta. Pada saat siang hari, regu yang membuat charta mempresentasikan hasil laporannya. Setelah itu kami istirahat. Pada malam hari seharusnya akan diadakan acara api unggun. Tetapi karena hujan, acara tersebut dibatalkan.

Hari ketiga Trip Observasi, kami akan melaksanakan kegiatan “yang ditunggu-tunggu”  PENJELAJAHAN. Waktu penjelajahan dimulai pukul setengah delapan sampai jam satu siang. Kami basah kuyup dan kotor, tetapi kami senang. banyak pelajaran yang kita dapatkan dari penjelajahan. Malam harinya kami mengikuti “PERANG”. Hehehehe….maksudnya perang vendel.Menegangkan sekali.

Trip Observasi telah banyak mengajarkan kami semua. Trip Observasi telah mengajarkan kita untuk:

  1. Kerjasama antar teman seregu. Bahkan antar regu lain kami bekerjasama.
  2. Belajar mandiri, disiplin waktu, dan rendah hati.
  3. Saling membantu sesama.
  4. Menghargai pendapat orang lain.
  5. Berani bertanggungjawab atas tindakan kami.
  6. Belajar berargumen.
  7. Mencintai alam, dan lain-lain.

Trip Observasi ini sangat bagus untuk dipertahankan. Setiap orang yang ingin masuk ke SMAN 81 Jakarta sebaiknya…eh, salah SEHARUSNYA mengikuti kegiatan Trip Observasi ini. Banyak pelajaran positif yang bisa kita ambil dari kegiatan ini.

Sekian Pengalamanku kali ini. Trims 😀

 

Alfin Alexander

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *